Text
Dompet Ayah Sepatu Ibu
Dalam novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu,” disampaikan kisah dua individu yang menghadapi kesulitan dalam hidup mereka. Cerita ini memfokuskan pada dua karakter utama, Zenna dan Asrul. Zenna, seorang anak keenam dari sebelas bersaudara, tinggal bersama keluarganya di lereng gunung Singgalang. Sejak masa kecil, Zenna telah terbiasa bekerja keras untuk mencari nafkah. Setiap hari, dia menempuh perjalanan naik-turun gunung ke sekolah dengan sepatu yang sudah usang, sambil membawa jagung rebus untuk dijual.
Di sisi lain, di punggung gunung Marapi, Asrul bersama adiknya, Irsal, dan ibunya, Umi, harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ayah mereka menikah lagi dan tinggal bersama istri keduanya. Asrul juga berasal dari latar belakang yang sulit, selalu mengintip dompetnya setiap kali menerima uang dari ayahnya. Meskipun mereka kadang-kadang mendapat uang dari ayah mereka, keuangan keluarga mereka tetap sulit.
Tidak tersedia versi lain